Sabtu, 15 Agustus 2015

Rumusan Teks Pancasila

RUMUSAN MOH. YAMIN
 
Secara lisan :
1.     Peri Kebangsaan
2.     Peri Kemanusiaan
3.     Peri ke-Tuhanan
4.     Peri Kerakyatan
5.     Kesejahteraan Rakyat

Secara Tulisan :
1.     Ketuhanan Yang Maha Esa
2.     Kebangsaan Persatuan Indonesia
3.     Rasa Kemanusiaan yang Adil dan Beradab
4.    Kerakyatan yang dipimpin oleh Hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan
5.     Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia


RUMUSAN IR. SOEKARNO

Rumusan pancasila :
1.     Kebangsaan Indonesia
2.     Internasionalisme,-atau peri-kemanusiaan
3.     Mufakat,-atau demokrasi
4.     Kesejahteraan sosial
5.     Ketuhanan
Rumusan trisila :
1.     Sosio-nasionalisme
2.     Sosio-demokratis
3.     ke-Tuhanan
Rumusan ekasila :
1.     Gotong-Royong

RUMUSAN SOEPOMO

1.      Persatuan Indonesia
2.      Ketuhanan Yang Maha Esa
3.      Kerakyatan yang berdasarkan permusyawaratan perwakilan
4.      Pemerataan keadilan social bagi seluruh rakyat Indonesia
5.      Kemakmuran Indonesia dalam ikatan Asia Timur Raya






1. Ketuhanan Yang Maha Esa
2. Kemanusiaan yang adil dan beradab
3. Persatuan Indonesia
4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan
5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia





Menurut saya, yang paling sesuai dengan pancasila adala rumusan Moh. Yamin secara tertulis, karena semua usulan Moh. Yamin tertuang di dalam pancasila. Sedangkan usulan Soekarno dan Soepomo kurang sesuai (kurang dekat) isinya dengan isi pancasila.

Rumusan Moh. Yamin :
1.                    1.   Ketuhanan Yang Maha Esa -> sesuai dengan sila ke-1
2.     Kebangsaan Persatuan Indonesia -> mirip dengan sila ke-3
3.     Rasa Kemanusiaan yang Adil dan Beradab -> mirip dengan sila ke-2
4.     Kerakyatan yang dipimpin oleh Hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan -> sesuai sila ke-4
5.     Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia -> sesuai sila ke-5


Proklamasi Kemerdekaan Indonesia

          






PROKLAMASI


Dengan izin Tuhan dan atas perjuangan seluruh rakyat Indonesia, dengan ini kami menyatakan kemerdekaan Indonesia.

Pengalihan kekuasaan serta segala urusan negara akan dilaksanakan secepatnya.



Djakarta, hari 17 boelan 8 tahoen 05




Atas nama bangsa Indonesia


Izalewat, Mba' Da




(Tugas Sejarah Indonesia Kelas 11)




Saat sedang merumuskan teks proklamasi, sangat susah walaupun hanya membuat satu kalimat. Selalu ada perdebatan setiap membuat kalimat demi kalimat teks proklamasi. Ide yang muncul dari tiap orang kerap kali membuat kami kesulitan untuk menulis teks proklamasi. Sangat sulit untuk menemukan titik kesepakatan. Tapi pada akhirnya kami bersepakat untuk menulis teks proklamasi (tugas) seperti yang dilampirkan di atas. Padahal hanya teks yang sedikit namun sangat-sangat-sangat berarti bagi kemerdekaan Indonesia. 

Jumat, 14 Agustus 2015

Organisasi Semi Militer Saat Pendudukan Jepang




Gakukotai (Barisan Pelajar)

                Menjelang Jepang terpuruk kalah tanpa syarat dalam Perang Dunia II, untuk memperkuat posisinya di Indonesia, Jepang melatih rakyat dengan latihan kemiliteran. Tidak ketinggalan pemuda, pelajar dan mahasiswa. Pasukan pelajar dan mahasiswa yang dibentuk oleh Jepang disebut dengan “GAKUKOTAI”.

Seinendan (Barisan Pemuda)

Seinendan merupakan organisasi pemuda yang dibentuk pada tanggal 29 April 1943, tepat pada hari ulang tahun Kaisar Jepang. Seinendan merupakan organisasi kepemudaan yang bersifat semimiliter. Organisasi tersebut langsung berada di bawah pimpinan gunseikan. Tujuan pembentukan organisasi tersebut adalah untuk mendidik dan melatih pemuda agar dapat menjaga dan mempertahankan tanah airnya dengan kekuatan sendiri. Namun, sebenarnya maksud tersembunyi pembentukan organisasi tersebut adalah untuk mendapatkan tenaga cadangan sebanyak-banyaknya yang diperlukan bagi kemenangan perang Jepang.
Pada awalnya, Seinendan beranggotakan pemuda-pemuda Asia yang berusaia antara 15-25 tahun. Namun, usia anggotanya kemudian diubah menjadi 14-22 tahun. Pada awalnya anggota Seinendan sebanyak 3.500 orang yang berasal dari seluruh Jawa. Jumlah tersebut berkembang menjadi 500.000 orang pemuda pada akhir masa pendudukan Jepang.


Fujinkai (Barisan Wanita)

            Fujinkai dibentuk pada bulan Agustus 1943. Anggotanya terdiri atas wanita yang berumur 15 tahun ke atas. Tugas Fujinkai adalah ikut memperkuat pertahanan dengan cara mengumpulkan dana wajib berupa perhiasan, hewan ternak, dan bahan makanan untuk kepentingan perang.

Keibodan (Barisan Pembantu polisi)
           
Keibodan juga merupakan organisasi pemuda yang dibentuk bersamaan dengan pembentukan Seinendan. Berbeda dengan Seinendan, dalam pembentukan Keibodan tersebut tampak bahwa pemerintah pendudukan Jepang berusaha agar tidak terpengaruh oleh golongan nasionalis. Bahkan kaum nasionalis pada tingkat bawah pun tidak mempunyai hubungan dengan Keibodan, karena badan ini langsung ditempatkan di bawah pengawasan polisi. Selain Jawa, kedua badan tersebut juga dibentuk di Sumatra dan daerah-daerah yang berada di bawah kekuasaan angkatan laut. Di Sumatra, Keibodan dikenal dengan nama Bogodan. Di Kalimantan terdapat badan serupa yang disebut Borneo Konan Hokokudan. Selain golongan pemuda, juga dilakukan pengorganisasian kaum wanita. Pada bulan Agustus 1943 dibentuk Fujinkai (himpunan wanita). Usia minimum dari anggota Fujinkai adalah 15 tahun. Wanita-wanita tersebut juga diberikan latihan-latihan militer.




Jibakutai (Barisan Berani Mati)

                Jibakutai dibentuk pada tanggal 8 Desember 1944.

Kempetai (Barisan Polisi Rahasia)


Kesatuan Kempetai merupakan satuan polisi militer Jepang yang ditempatkan diseluruh wilayah Jepang termasuk daerah jajahan. Kempetai dapat disandingkan dengan unit Gestapo milik Nazi Jerman, memiliki kesamaan dalam tugas sebagai polisi rahasia militer. Kempetai sangat terkenal karena kedisiplinan dan kekejamannya.


Hizbullah (Tentara Allah)

Pada tanggal 15 Desember 1944 berdiri pasukan sukarelawan pemuda Islam yang dinamakan Hizbullah (tentara Allah) yang dalam istilah Jepangnya disebut Kaikyo Seinen Teishintai. Hizbullah mempunyai tugas pkok, yaitu sebagai berikut :
·                     Sebagai tentara cadangan dengan tugas dan program, antara lain : melatih diri, jasmani maupun rohani dengan segiat-giatnya.; membantu tentara Dai Nippon; menjaga bahaya udara dan mengintai mata-mata musuh; menggiatkan dan menguatkan usaha-usaha untuk kepentingan perang.
·                     Sebagai pemuda Islam dengan tugas dan program, antara lain : menyiarkan agama Islam, memimpin umat Islam agar taat menjalankan agama Islam, dan membela agama dan umat Islam Indonesia.


Suishintai (Barisan Pelopor)

            Barisan Pelopor dibentuk pada tanggal 1 November 1944. Organisasi semimiliter ini dibentuk sebagai hasil keputusan sidang ketiga dari Chuo Sangi In (Dewan Pertimbangan Pusat. Barisan Pelopor dipimpin oleh Ir. Soekarno. Sedangkan wakilnya yaitu R.P. Suroso, Otto Iskandardinata dan dr. Buntaran Martoatmojo. Tokoh nasionalis yang duduk dalam Barisan Pelopor berusaha memanfaatkan kesempatan itu sebaik-baiknya untuk menanamkan semangat nasionalisme di kalangan para pemuda. Para pemuda dikerahkan untuk mendengarkan pidato para tokoh nasionalis. Di dalam pidatonya, para tokoh nasionalis selalu menyelipkan kata-kata untuk membangkitkan semangat cinta tanah air di kalangan para pemuda.


Alasan Hiroshima dan Nagasaki Dibom oleh AS

Bom atom pertama menyerang Kota Hiroshima pada 6 Agustus 1945, sementara bom kedua menghancurkan Nagasaki pada 9 Agustus 1945. Kedua bom ini segera menghentikan aktifitas kehidupan di kedua kota tersebut. Jepang pun bermuram atas serangan ini.

Kenapa Hiroshima dipilih sebagai target pertama dari serangan bom atom AS ini? Jelas sekali Hiroshima dipilih sebagai target pertama serangan berdasarkan pertimbangan matang militer AS kala itu.

Selama Perang Dunia kedua, Hiroshima jarang sekali diterjang oleh aksi pengeboman. Namun status kota tersebut sebagai markas militer Jepang, menjadikannya sasaran empuk dari para lawannya. Hiroshima juga dikenal sebagai kota pelabuhan yang besar di Jepang. Alasan inilah yang membuat kota ini sebagai sasaran strategis bom atom buatan Amerika. 

Sementara alasan Nagasaki sendiri sebenarnya bukan target utama dari AS. Kokura merupakan target potensial yang dipilih bersama Kyoto dan Niigata. Nagasaki dipilih sebagai pengganti Kyoto sebagai target potensial. Kyoto sendiri dipilih karena alasan religi yang mendukung pola militer Jepang.

Sementara target potensial ketiga Niigata, dicoret dari daftar karena jaraknya terlalu jauh dari Pangkalan Militer Filipina, tempat pesawat pengebom lepas landas menuju Jepang.

Namun pada akhirnya pilihan target jatuh pada Nagasaki, karena Militer AS juga mencoret Kokura dari daftar target mereka.

Nagasaki adalah kota yang industri perkapalannya bisa dikatakan maju. Namun kota ini bukanlah kota favorit untuk diserang karena sudah dibom sebanyak lima kali selama 12 bulan terakhir sebelum serangan bom atom melandanya.

Alhasil, hanya Hiroshima dan Nagasaki yang dihancurkan oleh bom atom AS. Sekira 140.000 warga tewas di Hiroshima dan 80.000 warga lainnya lenyap akibat bom atom yang melanda di Nagasaki.

Kini kenangan atas dua serangan bom mahadasyat tersebut masih terus diingat oleh warga Jepang. Warga tidak akan pernah lupa bagaimana bom ini meluluhlantakan kota mereka. Tentunya mereka juga terus ingat akan pendarahan, leukimia, katarak dan tumor yang muncul atas efek serangan bom nuklir. (sumber:okezone)


Kamis, 13 Agustus 2015

Sang Merah Putih


Berkibarlah benderaku
Lambang suci gagah perwira
Di seluruh pantai Indonesia
Kau tetap pujaan bangsa

Siapa berani menurunkan engkau
Serentak rakyatmu membela
Sang merah putih yang perwira
Berkibarlah selama-lamanya



Bendera Indonesia, Sang Merah Putih. bendera merah putih ini sangat-sangat-sangat dihargai. Bahkan di beberapa sekolah, bendera merah putih tidak boleh diinjak, tidak boleh diletakkan di tanah dan sebagainya. Dan ternyata bendera merah putih ada asal usulnya loh. Let's check this out!

 Bendera nasional Indonesia adalah sebuah bendera berdesain sederhana dengan dua warna yang dibagi menjadi dua bagian secara mendatar (horizontal). Warnanya diambil dari warna Kerajaan Majapahit. Sebenarnya tidak hanya kerajaan Majapahit saja yang memakai bendera merah putih sebagai lambang kebesaran. Sebelum Majapahit, kerajaan Kediri telah memakai panji-panji merah putih.

Selain itu, bendera perang Sisingamangaraja IX dari tanah Batak pun memakai warna merah putih sebagai warna benderanya , bergambar pedang kembar warna putih dengan dasar merah menyala dan putih. Warna merah dan putih ini adalah bendera perang Sisingamangaraja XII. Dua pedang kembar melambangkan piso gaja dompak, pusaka raja-raja Sisingamangaraja I-XII.

Ketika terjadi perang di Aceh, pejuang – pejuang Aceh telah menggunakan bendera perang berupa umbul-umbul dengan warna merah dan putih, di bagian belakang diaplikasikan gambar pedang, bulan sabit, matahari, dan bintang serta beberapa ayat suci Al Quran.

Di jaman kerajaan Bugis Bone,Sulawesi Selatan sebelum Arung Palakka, bendera Merah Putih, adalah simbol kekuasaan dan kebesaran kerajaan Bone.Bendera Bone itu dikenal dengan nama Woromporang.

Pada waktu perang Jawa (1825-1830 M) Pangeran Diponegoro memakai panji-panji berwarna merah putih dalam perjuangannya melawan Belanda.

Bendera yang dinamakan Sang Merah Putih ini pertama kali digunakan oleh para pelajar dan kaum nasionalis pada awal abad ke-20 di bawah kekuasaan Belanda. Setelah Perang Dunia II berakhir, Indonesia merdeka dan mulai menggunakan bendera ini sebagai bendera nasional.

 Sang Saka Merah Putih merupakan julukan kehormatan terhadap bendera Merah Putih negara Indonesia. Pada mulanya sebutan ini ditujukan untuk bendera Merah Putih yang dikibarkan pada tanggal 17 Agustus 1945 di Jalan Pegangsaan Timur 56, Jakarta, saat Proklamasi dilaksanakan. Tetapi selanjutnya dalam penggunaan umum, Sang Saka Merah Putih ditujukan kepada setiap bendera Merah Putih yang dikibarkan dalam setiap upacara bendera.

Bendera Indonesia memiliki makna filosofis. Merah berarti berani, putih berarti suci. Merah melambangkan tubuh manusia, sedangkan putih melambangkan jiwa manusia. Keduanya saling melengkapi dan menyempurnakan untuk Indonesia.

Ditinjau dari segi sejarah, sejak dahulu kala kedua warna merah dan putih mengandung makna yang suci. Warna merah mirip dengan warna gula jawa/gula aren dan warna putih mirip dengan warna nasi. Kedua bahan ini adalah bahan utama dalam masakan Indonesia, terutama di pulau Jawa. Ketika Kerajaan Majapahit berjaya di Nusantara, warna panji-panji yang digunakan adalah merah dan putih (umbul-umbul abang putih). Sejak dulu warna merah dan putih ini oleh orang Jawa digunakan untuk upacara selamatan kandungan bayi sesudah berusia empat bulan di dalam rahim berupa bubur yang diberi pewarna merah sebagian. Orang Jawa percaya bahwa kehamilan dimulai sejak bersatunya unsur merah sebagai lambang ibu, yaitu darah yang tumpah ketika sang jabang bayi lahir, dan unsur putih sebagai lambang ayah, yang ditanam di gua garba. (sumber:kipastpaskibra.wordpress.com)

Senin, 04 Mei 2015

ORGANISASI PERGERAKAN NASIONAL

1. Budi Utomo
Didirikan oleh para pelajar STOVIA dibawah pimpinan dr. Sutomo pada tanggal 20
Mei 1908. Dan setelah kemerdekaan, karena Budi Utomo sebagai organisasi pertama,
maka tgl 20 Mei ditetapkan sebagai Hari Kebangkitan Nasional.
Tujuan Budi Utomo adalah untuk mencapai kemajuan yang harmonis bagi nusa dan
bangsa, dengan cara :
1. Memajukan pengajaran;
2. Memajukan pertanian, peternakan, dan perdagangan;
3. Memajukan teknik dan industry;
2. Sarekat Dagang Islam (SDI)
SDI didirikan oleh saudagar kaya raya H. Samanhudi pada 1911 di Laweyan
(Surakarta). Latar belakang didirikannya SDI adalah : terjadinya persaingan
perdagangan antara pedagang pribumi dengan pedagang asing seperti Cina dan
Tionghoa.
3. Sarekat Islam (SI)
Awalnya adalah SDI, tapi pada masa kepemimpinan H.O.S. Tjokroaminoto di ubah
menjadi Sarekat Islam pada tahun 1912, dan berkedudukan di Surabaya.
Tujuan dari SI adalah :
1. Memajukan perdagangan;
2. Membantu para anggotanya yang mengalami kesulitan, terutama dalam bidang
permodalan;
3. Memajukan kepentingan rohani dan jasmani penduduk asli;
4. Memajukan agama Islam.
4. Indische Partij
Didirikan oleh Tiga Serangkai, yang terdiri dari Suwardi Suryaningrat / Ki Hajar
Dewantara, dr. cipto Mangunkusumo, dan dr. EFE Douwes Dekker / Danur Dirjo
Setiabudi pada tahun 1912.
Tujuan utama dari IP adalah : membangun lapangan hidup dan menganjurkan
kerjasama atas dasar persamaan ketatanegaraan guna memajukan tanah air Hindia
Belanda untuk mempersiapkan kehidupan rakyat yang merdeka.
5. Muhammadiyah
Didirikan oleh K.H. Ahmad Dahlan tahun 1912 di Yogyakarta.
Tujuan pendirian Muhammadiyah antara lain :
1. Memajukan pengajaran dan pendidikan berdasarkan agama Islam;
2. Mengembangkan pengetahuan ilmu agama dan cara-cara hidup menurut peraturan
agama Islam, yang diselaraskan dengan kehidupan modern.
Langkah-langkah untuk mencapai tujuan tersebut antara lain dengan :
1. Mendirikan dan membantu pendirian sekolah-sekolah yang berdasarkan Islam
2. Mendirikan kegiatan-kegiatan social
3. Menyebarluaskan ketentuan agama Islam
4. Mendirikan organisasi kepemudaan (Hisbul Wathan)
5. Membentuk Majelis Tarjih yang bertugas mengeluarkan fatwa.
6. Perhimpuan Indonesia (PI)
PI didirikan oleh para mahasiswa Indonesia yang tengah menempuh studi di negeri
Belanda. PI merupakan penjelmaan dari Perkumpulan Pelajar Indonesia di Negeri
Belanda yang bernama Indische Vereeninging (IV) tahun 1908. Tahun 1923 berubah
menjadi Indonesiiche Vereeninging, dan tahun 1924 akhirnya menjadi Perhimpunan
Indonesia.
Tujuan dari PI adalah untuk memperjuangkan kemerdekaan Indonesia, ditempuh
dengan mengambil haluan politik yang non-kooperatif dan menyatakan bahwa tanah
air Indonesia adalah satu dan tidak dapat dibagi-bagi.
Tokoh PI antara lain : Moh. Hatta, Iwa Kusumasumantri, dan Ali Sastro Amidjojo
7. Partai Nasional Indonesia (PNI) Didirikan pada tanggal 4 Juli 1927 oleh sebuah studi club di Bandung dibawah
pimpinan Ir. Soekarno.
Tujuan PNI adalah :
1. Selp-help, yaitu bekerja menurut kemampuan sendiri, baik dalam lapangan politik,
ekonomi, maupun budaya;
2. Non-kooperatif, yaitu tidak menjalin kerjasama dengan penjajah;
3. Sosio-demokrasi atau marhaenisme, yaitu dengan pengerahan masa rakyat
tertindas yang hidup dalam kemiskinan ditanah yang kaya raya.
Setelah penangkapan yang dilakukan kepada tokoh PNI yaitu : Ir. Soekarno, Maskun,
Gatot Mangkupraja, dan Supriadinata pada tanggal 24 Desember 1929 oleh pemerintah
Belanda, kemudian di adili dan dipenjara, PNI terbagi menjadi dua, yaitu :
1. Partai Indonesia (Partindo) dibawah pimpinan Sartono
2. Pendidikan Nasional Indonesia (PNI-Baru) dibawah pimpinan Moh. Hatta.
8. Partai Komunis Indonesia (PKI)
PKI terbentuk setelah Sarekat Islam Merah memisahkan diri dari Sarekat Islam.
Kegiatan PKI diarahkan untuk memepertentangkan antarkelas dalam masyarakat,
dengan kekuatan utama terletak pada golongan buruh.
9. Gerakan Wanita
Gerakan wanita diawali oleh suatu kesadaran untuk meningkatkan derajat kaum wanita
(emansipasi). Perkembangan gerakan wnaita dibagi menjdi beberapa tahap :
1. Tahap pertama (feodalisme), menuntut adanya persamaan peran antara golongan
wanita dan pria. Tokoh tahap ini adalah R.A. Kartini dan Dewi Sartika.
2. Tahap kedua (masa pergerakan nasional), ditandai dengan munculnya organisasi
kewanitaan, baik yang bergerak dalam bidang pendidikan, social, maupun bidang
lain. Tujuannya mendukung pergerakan nasional dalam rangka mencapai
kemerdekaan.
3. Tahap ketiga (persatuan gerakan wanita), ditandai dengan Kongres Wanita I
tanggal 22 Desember 1928 di Yogyakarta. Tujuannya unyuk mempererat hubungan
antar perkumpulan wanita guna memperbaiki nasib wanita. Dan tgl 22 Desember
ditetapkan sebagai Hari Ibu.
10. Taman Siswa
Didirikan tanggal 3 Juli 1922 oleh Ki Hajar Dewantara di Yogyakarta. Tujuannya adalah
untuk mewujudkan masyarakat yang tata tentram, tertib, dan damai.
11. Pemufakatan Perhimpunan-perhimpunan Politik Kebangsaan Indonesia (PPPKI)
Berdiri 17 Desember 1926, yang terdiri dari gabungan PNI, PSI, Algeme Studi Club, BO,
Pasundan, Serikat Sumatra, Kaum Betawi, Indonesische Studie Club, Serikat Madura,
Tirtayasa, dan Serikat Celebes. Tokohnya : Ir. Soekarno (PNI) dan Dr. Sukiman
(Sarekat Islam).
l. Kongres Pemuda
1. Kongres Pemuda I, di Jakarta, 30 April 1926
2. Kongres Pemuda II, di Jakarta, 27-28 Oktober 1028
12. Partai Indonesia Raya (Parindra)
Budi Utomo dan Persatuan Bangsa melaui kongres di Solo tanggal 24-26 Desember
1935, berfusi menjadi Parindra (Partai Indonesia Raya), dan Dr. Soetomo sebagai
ketua.
13. Majelis Islam A’la Indonesia (MIAI)
Dibentuk pada tanggal 25 September 1937 di Surabaya. Dicetuskan oleh K.H. mas
Mansur dari Muhammadiyah, K.H. Ahmad Dahlan dari Muhammadiyah, dan K.H. Abdul
Wahab dari NU.
14. Gabungan Politik Indonesia (GAPI)
Didirikan tanggal 21 Mei 1939 dibawah pimpinan Muh. Husni Tamrin.
Asas kegiatan GAPI, yaitu :
1. Hak menentukan nasibnya sendiri;
2. Persatuan nasional diseluruh bangsa Indonesia berdasarkan demokrasi dalam
bidang social, politik, dan ekonomi;
3. Mengadakan kesatuan aksi seluruh pergerakan nasional



PERGERAKAN NASIONAL

Berikut ini merupakan penjelasan tentaaangggg......

Pergerakan Nasional,
Yup, pergerakan nasional adalah suatu gerakan perlawanan dari bangsa Indonesia untuk melawan kolonialisme dan imperialisme bangsa asing tanpa melalui perlawanan bersenjata akan tetapi lebih lewat organisasi atau pendidikan. Mungkin pergerakan nasional muncul setelah adanya edukasi atau pendidikan hal tersebut memunculkan banyak kaum terpelajar yang mulai mengerti dan mengharapkan kata merdeka. Dengan begitu mereka sudah berpikir untuk mengurangi korban fisik serta trauma mental yang disebabkan oleh perlawanan secara fisik yang justru bersifat berkelompok sesuai dengan agama kelompok atau bahkan asal daerah yang justru berresiko besar dengan perpecahan.

Semuanya pasti ada penyebabnya, nah pergerakan nasional juga ada faktor yang mendorongnya. Faktor yang menjadi penyebab secara umum dibagi menjadi dua yaitu faktor intern(faktor dari dalam negeri) ataupun faktor External (Faktor yang berasal dari luar negri)

Faktor Internal:

1. Masa Lalu yang Gemilang

       Indonesia adalah negara yang makmur yang memiliki banyak sumber daya alam maupun sumber daya manusia yang jika dimanfaatkan dengan benar akan menjadi suatu keunggulan yang luar biasa. Sebelum Imperialisme dan Kolonialisme menyentuh tanah indonesia semakmur itukah bangsa indonesia. Hal tersebut lah yang membangkitkan rasa ingin merdeka.

2. Penderitaan Rakyat 
             Rakyat indonesia sangat menderita semenjak para penjajah datang. tak ada satupun kebijakan mereka yang manis di akhir mungkin mereka berbicara indah di saat pertama. Tetapi lihat bahkan bangsa Indonesia sendiri dilabelkan kata InLander yang berarti yang tidak memiliki tanah. Tak hanya dengan mental mereka tentu memanfaatkan kekuatan fisik bangsa Indonesia demi memakmurkan mereka sendiri dilihat dari adanya kerja paksa seperti rodi maupun romusha

3.  Perkembangan Pendidikan
             Semenjak adanya politik etis maupun politik balas budi dengan memberikan peluang bagi rakyat Indonesia pemikiran melakukan perubahan pun mulai dengan begitu bisa dibilang adanya pendidikan merupakan faktor terbesar dari terdapatnya pergerakan nasional.


FAKTOR EKSTERNAL 

1. Kemenangan Jepang atas Rusia 

            Bangsa Eropa atau bangan kulit putih merupakan bangsa yang mendominasi dunia. tak sedikit perang perang dimenangkan oleh bangsa kulit putih oleh karena itu terdapat pengaruh besar bagi indonesia sebagai bangsa indonesia untuk berjuang melawan bangsa asing.

2. India melawan Inggris

              India yang melawan inggris dengan membuat suatu partai. Dan terdapat empat ajaran yaitu Swadesi, Ahimsa, Satyagraha, dan Hartal. Terutama satyagraha.

3. Banyak paham yang masuk ke Indonesia
                     a. Pahan Liberalisme 
  Liberalisme berasal dari kata liberal yang artinya bebas. paham liberalisme sangat meminta kebebasan bagi setiap individu. Tanpa adanya campur tangan dari pemerintah negara. Pemerintah benar benar angakat tangan bahkan hingga bidang agama.

                     b. Paham Sosialisme 
      Sosialisme karena perkembangan industri dan merupakan salah satu dampak dari kebebasan dalam bidang ekonomi yang melahirkan golongan kapitalis atau pemberi modal . Dan hal tersebutlah yang melahirkan golongan yang lebih mementingkan kelompok buruh yang disebut dengan golongan sosialis.

                     c. Paham Nasionalis 
            Paham ini merupakkan paham yang memberi ilham kepada rakyat untuk merdeka. untuk lebih mementingkan negara diatas segalanya. yang membuat para rakyat merasa bahwa negara merupakan sesuatu yang harus diperjuangkan demi keturunan mereka juga pada akhirnya